Teaching Factory

Teaching Factory Peternakan Modern ala Sekolah Vokasi IPB University

Kampus

KabarBandung – Teaching Factory (Tefa) Peternakan ayam kandang modern (Closed House System) merupakan kemitraan Sekolah Vokasi IPB University dengan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI). Pada panen perdana yang digelar April lalu di Kampus IPB Sukabumi ini, setidaknya dihasilkan 40 ribu ekor ayam dengan Feed Convertion Ratio 1.479, index performance 382.89 dalam waktu 32 hari.

Dekan Sekolah Vokasi IPB Arief Daryanto mengatakan, pemeliharaan ayam dengan sistem Closed House berjalan dengan kinerja sangat baik. Bahkan, tingkat kematian (mortalitas) hanya sebesar 1,8%.

Menurut Arief, peternakan dengan sistem Closed House baik untuk terapkan. Selain bernilai ekonomi, juga bisa menjadi wadah pembelajaraan bagi mahasiswa yang melakukan praktik lapangan dan riset peternakan ayam.

“Bila IPB University punya kandang seperti ini tidak hanya di Sukabumi, kita bisa produksi ayam puluhan ribu per bulan. Dan, masyarakat, mahasiswa serta alumni bisa belajar dan bekerja di sini sebagai tempat menjalankan Tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.

Peternakan ayam sistem tertutup ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang dibangun dari dana hibah Pemprov Jawa Barat. Fasilitas ini dilengkapi teknologi pengaturan suhu dan kelembaban udara, membuat proses pemeliharaan dan pengelolaan menjadi efisien. Saat ini pihak pengelola juga tengah menyelesaikan fasilitas modern tambahan, yakni Green House, yang diproyeksikan bisa beroperasi pada Juni nanti.

Menurut Wakil Rektor IPB Drajat Martianto, teknologi yang diadopsi tergolong moderen, sehingga bermanfaat bagi mahasiswa dalam proses belajar untuk mengenal teknologi terbaru bidang peternakan ayam.

Sementara itu perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia, Jemmy Wijaya menyebut hasil panen akan langsung dijemput dan diangkut oleh pedagang mitra PT Charoen Pokphand Indonesia.

Dua pekan setelah kandang kosong, Closed House akan kembali erproduksi dengan kapasitas 44 ribu ekor hingga menghasilkan ayam potong setiap periodenya secara berkelanjutan.

“Kemitraan PT Charoen Pokphand Indonesia dengan IPB merupakan bentuk sinergi dunia industri dan dunia pendidikan. Tujuan kami bermitra dengan IPB antara lain agar kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia bisa terpenuhi.” kata Jemmy Wijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *