Bandung

[Bandung][bleft]

Bola

[Bola][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Manajemen Persib Apresiasi Gelar Pertama Tim Putri Persib Bandung


BANDUNG, KABARBANDUNG.COM- Kebanggaan dari manajemen Persib untuk tim putri. Apresiasi juga diberikan setinggi-tingginya atas perjuangan tim memenangkan gelar pertama ajang kompetisi Liga 1 Putri Indonesia.

Persib Putri keluar juara usai mengalahkan Tira Persikabo Putri dengan skor agregat 6-1, Sabtu (28/12/2019) di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor.

Pasca juara pemain dan official diarak Bobotoh memakai bus Bandros mulai dari pintu keluar tol Padalarang melewati Cimahi menuju Kantor Persib di Jln Sulanjana Bandung, Minggu (29/12).

Sambutan meriah dari manajemen oleh jajaran Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Zainuri Hasyim dan Kuswara S Taryono setiba di Grha Persib dengan mengalungkan bunga kepada sang manajer Yoyo S Adiredja dan perwakilan pemain kapten Een Sumarni, dilanjutkan dengan penyerahan trofi piala.

“Kita bersyukur kepada Allah bahwa kita diberikan hadiah dan keistimewaan, tim putri menjadi juara yang pertama di Liga Putri Indonesia. Ini suatu kebanggaan, mungkin klub klub lain juga telah berusaha maksimal untuk jadi juara, tapi mungkin kita lebih baik,” ungkapan Zainuri seperti dikutip KabarBandung.com dari laman simamaung.com.

Menurutnya Persib Putri punya kegigihan yang luar biasa dibalik segala kekurangan. Een dan kolega punya kekompakan dan kebersamaan yang bagus, dan itu tidak lepas dari sosok sang manajer Yoyo S Adiredja yang membimbingnya bersama pelatih kepala Iwan Bastian.

“Secara pribadi kalau saya melihat bagaimana mereka bermain, bagaimana mereka kondisi timnya ini kekompakan, kebersamaan, yang tentunya ini tidak lepas dari Pak Yoyo sebagai manajer, yang selama ini menangani dan mengawal terus baik pemain atau pelatih,” beber Zainuri.

Pemilihan pemain pun dianggap cukup jeli dan tepat. Seluruh pemain memiliki kualitas yang sama menempati starting eleven hingga Maung Istri bisa juara di babak pendahulan (4 seri), lolos semI final, dan juara di final.

“Secara teknis, tim ini dari 11 posisi merata, hampir tidak ada kepincangan, posisi pemain pengganti tidak jomplang dengan pemain utama. Pemain pengganti ini dengan inti sama. Terlihat saat main lawan Arema dan begitu juga lawan Tira. Lihat kondisinya secara teknis lebih bagus, Alhamdulillah kita bisa juara,” ungkapnya. (SM/KBC)

Tidak ada komentar: